Ani Romaningsih

Wednesday, October 19, 2022

Makalah pengembangan Literasi dengan judul buku novel hanum ”

 TUGAS BAHASA INDONESIA


“Pengembangan Literasi”


DISUSUN OLEH :

NAMA : RAHMA FATMAWATI

KELAS : IX A





MTS NEGERI 1 MERANGIN

TAHUN AJARAN 2020 / 2021



Pengembangan Literasi


Laporan Membaca Buku

Buku fiksi : Novel

Catatan : a.  Judul buku : Hanum

b.  Nama penulis : Mustofa W Hasyim

c.  Penerbit : Republika

d.  Tahun terbit  : 2009

e.  Kota terbit : Jakarta (Jl. Pejaten Raya No.40 Padang)

Membaca : hari, tanggal, waktu

Sabtu, 16 Januari 2021{ 17:50 - 20:00 }

Selasa, 26 Januari 2021{ 19:45 - 22:00 }

Sabtu, 30 Januari 2021 { 14:00 - 17:00 }

Senin, 8 Februari 2021 { 13:30 - 16:30 }

Minggu, 14 Februari 2021 { 08:00 - 11:00 }

Senin, 22 Februari 2021{ 19:10 - 21:00 }


Laporan Membaca Buku Fiksi

Unsur-unsur buku fiksi

Unsur intrinsik

Tema

Seorang anak perempuan yang rela berkorban dan berusaha keras untuk menyelamatkan  pasar tradisional kakek nya yang di caplok oleh pemerintah.


Alur 

Alur Maju

Lebih gila lagi, empat puluh persen dari pompa bensin yang ada di negara-negara itu memiliki perusahaan asing, dan direncanakan pada sepuluh tahun mendatang mereka akan mengusir sembilan puluh Lima persen pompa bensin di seluruh negara berkembang itu. Tangan sukma sudah tidak kuat lagi menggerakkan kursor. ( Hal : 138 )


Alur Mundur

"Angka-angka yang ditemukan teman lain ini menunjukkan bahwa sepuluh tahun sebelum sebuah negara kuat di blok timur sudah ada rancangan untuk menyerbu negara itu dengan produk minuman mereka. Demikian juga, sepuluh tahun sebelum sebuah negarakuat blok timur dapat dirayu untuk mengadopsi sistem ekonomi kapitalis, sudah adapeta dinama titik koordinat gerai mereka akan dibuka, bahkan bertahun-tahun sebelum Afghanistan, irak, suriah, Iran dan negara lain diserbu dan digempur sudah ada peta pemasaran produk minuman global yang dibuat di bumi mereka," kata Thalib. ( Hal : 120 )


Alur campur

Lantas apa pantas dalam keadaan seperti ini aku tidur? Tanya Sukma pada dirinya sendiri. Sukma merasa tidak boleh tidur. Ia ingat, waktu kecil, ia selalu terbangun saat mendengar suara gaduh pasar yang menyatu dengan tempat tinggalnya. Sekarang pasar global terdengar lebih gaduh lagi. Jadi sungguh tidak ada waktu untuk tidur dan memejamkan mata. ( Hal : 141 )


Latar

Latar waktu

Tengah malam. “itu yang ditulis dalam buku harian sukma, tengah malam saat ia benar-benar merindukan hanum”. ( Hal : 2 )

Tiga hari. “baru mencoba tidak bertemu hanum tiga hari saja hatiterasa tidak karuan karuan”. ( Hal : 3 )

Dua hari. “dua hari tidak bertemu gadis itu Sukma juga tidak merasa apa apa”. ( Hal : 3 )

Malam. “ia butuh sekali kelembutan dan romantisme lagu yang ikut terbawa masuk ke kamar bersama angin malam”. ( Hal : 4 )

“ia mendengar suasana sepi dari dalam jiwa karena malam ini ia menunggu ke datangan nur yang ia tahu dengan pasti kalau gadis itu tidak mungkin datang malam ini”. ( Hal : 6 )

Malam menjelang pagi. “sukma memilih untuk tidak membanggakan siapa-siapa malam menjelang pagi ini”. (Hal : 6)

Siang malam. “menuju restoran masakan Padang yang buka siang malam”. ( Hal : 8 )

Musin kemarau. “di musim kemarau sumur ini amat berguna”. ( Hal : 13 )

Pagi hari. “pagi hari, riuh bunyi burung terotakan”. ( Hal : 15 )

Siang. “Suatu siang. “ketika Hanum sepulang sekolah main ke rumah kakek,ia heran”. ( Hal : 16 )

Empat hari. “empat hari siap”. ( Hal : 17 )

Hari pertama. "hari pertama buka, gratis!" ( Hal : 17 )

Dua bulan. “jalan desa yang dua bulan lalu di aspal oleh bupati baru makin ramai”. ( Hal : 18 )

Tiga bulan. “tidak sampai tiga bulan, ia memperluas warung itu”. ( Hal : 18 )

Hari pertama. “Hari pertama buka,juga gratis”. ( Hal : 18 )

Zaman dahulu. “Sebab adanya pohon waru mengingatkan pada pasar desa di zaman dahulu”.  ( Hal : 21-22 )

Siang hari. “Siang hari, pada pembuatan penganan itu datang, menagih uang”. ( Hal : 23 )

Pagi. “Pagi, ia mengantarkan”. ( Hal : 23 )

Siang dan sore. “Kalau siang masih ada pedagang di kios masih buka sampai sore, ia menambah minuman jok namanya, harga lebih murah tetapi enaknya tetap sama”. ( Hal : 23-24 )

Siang. “Biasanya siang pasar sudah sepi”. ( Hal : 24 )

Kemarin. “Keramaian pasar berkurang menjelang pukul sembilan malam”. ( Hal : 24 )

Pagi. “Yang masih ramai sampai pagi, warung makan yang berada di kios yang menghadap ke jalan raya”. ( Hal : 24 )

Sekolah libur. “Kalau sekolah libur ia suka berjalan- jalan keliling pasar” ( Hal : 25 )

Jam kosong. “Kalau ada jam kosong ia mengajak temannya naik angkutan ke terminal, lalu naik bis jurusan kota, naik bis kota”. ( Hal : 27 )

Seminggu. “seminggu sekali diperiksa laporannya”. ( Hal : 37 )

Siang. "teryata sebuah kota, di siang hari adalah pasar”. ( Hal : 52)

Minggu depan. "Minggu depan," jawab Hanum," kak sukma?". ( Hal : 53 )

Tahun lalu. “Sukma, yang lebih duhulu kuliah, sebenarnya dapat menyelesaikan skripsi dua tahun yang lalu”. ( Hal : 54 )

Sore. “sore yang mempesona dan menggetarkan”. ( Hal : 57 )

Malam. “sebuah makan malam yang indah”. ( hal : 59 )

Sepuluh menit. "tak sampai sepuluh menit sudah sampai ke jantung kota ini". ( Hal : 62 )

Tiga hari berturut-turut. “ada tiga hari berturut-turut sukma datang ke pameran itu”. ( Hal : 63 )

Berbulan-bulam. “selama berbulan-bulan di tempat ini selalu ada pameran”. ( Hal : 64 )

Enam bulan. “setiap enam bulan atau kurang dari itu data kami perubarui". ( Hal : 65 )

Beberapa tahun lalu. “mereka mengaku menjadi pengunjung tetap mall sudah sejak beberapa tahun lalu”. ( Hal : 66 )

Sore. “suatu sore iapura-pura mengeluh soal keinginan mau beli baju bagus bermerek tapi dompet tipis”. ( Hal : 67 )

 Libur. “saya tengah libur kuliah mbak”. ( Hal : 75 )

Dua bulan. “apalagi sudah dua bulan ini kiriman uang dari kampung belum dating”. ( Hal : 75 )

Jam sembilan kurang. “jam sembilan kurang kami sudah datang. Setengah sepuluh paling dagangan sudah tertata rapi”. ( Hal : 77 )

Besok pagi. “tapi ada baiknya besok pagi kau datang memastikan hal ini”. ( Hal : 77 )

Mulai malam ini. " kalau aku terus di goda ak mogok bercerita  mulai malam ini."Ancam maya ( Hal : 83 )

Malam. “mereka menghabiskan makan malam di lesehan. ( Hal : 86 )

Zaman kerajaan sampai zaman kompeni. “bisa saja wong pemerintah itu sejak zaman kerajaan sampai zaman kompeni sudah ahli dalam memaksa orang. ( Hal : 87 )

Waktu libur. “mereka bertiga pernah menyusuri jalur pantai Utara. Waktu libur”. ( Hal : 95 )

Sepuluh menit. “sepuluh menit kemudian ia muncul bersama dua gadis berseragam”. ( Hal : 101 )

Siang. “siang itu pas saat makan siang”. ( Hal : 102 )

Waktu istirahat. “mereka ngobrol beberapa menit lagi sampai waktu istirahat bagi ester dan yanti Habis”. ( Hal : 104 )

Berpuluh-puluh tahun. “Sangat nyenyak, seolah-olah berpuluh-puluh tahun ia tidak pernah tidur sama sekali”. ( Hal : 107 )

Siang. “mimpi yang sempurna datang di siang yang sempurna sepinya”. ( Hal : 107 )

Sore. “sore. Sukma mandi. Rizal juga mandi”. ( Hal : 107 )

Siang. “mencocokkan keterangan teman sarah tadi siang”. ( Hal : 108 )

Seminggu yang lalu. "betul, saya seminggu yang lalu sampai kaget ketika dia mengetahui penyamaran saya dikaki lima”. ( Hal : 113)

Bertahun-tahun. “bertahun-tahun anak itu mencoba menebak dan menyingkap misteri di balik angka-angka itu”. ( Hal : 118 )

Seminggu. "seminggu lagi?" ( Hal : 123 )

Tiga hari. “tiga hari lagi”. ( Hal : 126 )

Tiga jam. “tiga jam yang lalu”. ( Hal : 126 )

Malam. “masuk ke pelosok malam yang sudah mendekati pagi”. ( Hal : 127 )

Pagi. “itulah yang berputar-putar dalam kepala sukma dan Thalib sampai pagi, ketikan mereka pamit kembali menuju kota”. ( Hal : 129 )

Malam. “malam terasa lain”. ( Hal : 133 )

Besok pagi. "kalau begitu bagaimana kalau kita besok pagi kesana usul." Maya”. ( Hal : 135 )

Malam. “pertemuan malam ini kita sudah sampai disini”. ( Hal : 155 )

Hari ini. “yang dapat kita lakukan adalah hari ini mengunjungi Hanum untuk menyelamatkan dia dari tindakan yang konyol dan kurang perhitungan”. ( Hal : 140 )

Semalam. “menyedu segelas kopi, ia campur dengan sisa wedang jahe semalam”. ( Hal : 142 )

Malam. "ada apa ini ? Kalian muncul dengan penampilan berbeda dengan tadi malam." Komentar Sukma. ( Hal : 142 )

Pagi. “saya sejak Pagi menguping pembicaraan antar petugas keamanan ini”. ( Hal : 148 )

Malam. “apalagi sekarang bis kota tidak mau beroperasi sampai malam”. ( Hal : 149 )

Sore. “sore sudah banyak bis masuk kandang”. ( Hal : 149 )

Lima belas menit. “lima belas menit lagi ticket datang dan kita dapat langsung ke bendara”. ( Hal : 158 )

Satu jam. “keberangkatan pesawat di tunda satu jam lagi dari jadwal yang ditentukan”. ( Hal : 161 )

Malam. “malamnya muncul berita Hanum ditangkap bersama beberapa orang yang dianggap menghasut massa”. ( Hal : 180 )

Hari-hari. “hari-hari berikutnya berita tentang kerusuhan itu sudah mulai menghilang dari televisi dan Koran”. ( Hal : 181 )

Siang hari dan malam hari. “menjadi pasar di siang hari dan pasar di malam hari”. ( Hal : 184 )

Siang. “makan siang jelas berupa masakan minang”. ( Hal : 185 )

Sore. “seisi rumah berkumpul sore ini”. ( Hal : 185 )

Malam. “malam, bibi kembali ketokoh,anak paman ada yang bertugas di hospital”. ( Hal : 185 )

Siang. "nanti siang kita bertemu". ( Hal : 186 )

Malam. “ia tahu di waktu seperti ini pasti ada salah satu temannya yang terbangun, shalat malam, kemudian mencuci”. ( Hal : 187 )

Pagi dan siang. “petugas di luar pun kecele karena menganggur sejak pagi sampai siang”. ( Hal : 196 )

Besok. “oleh karena itu,demi keselamatan ibu-ibu semua tolong pada saat sidang terakhir besok tidak usah hadir”. ( Hal : 197 )

Sore. “mereka ngobrol terus sampai sore”. ( Hal : 201 )

Malam. “menjelang malam Thalib pamit lalu mengemasi peralatan elektronik, memasukkannya ke dalam mobil”. ( Hal : 201 )

Masa depan. “ia merasa bahagimana arus Waktu mengalir deras begitu cepat menuju masa depan”. ( Hal : 201 )

Berbulan-bulan. “khasus hanum meledak menjadi berita hangat berbulan-bulan”. ( Hal : 201 )

Malam. “malamnya di rumah hanum diadakan pengajian syukuran”. ( Hal : 203 )

Tiga bulam. “tiga bulan kemudian pasar ini ditinjau oleh yuri dan peneliti dari yayasan itu”. ( Hal : 205 )

Malam. “ia membayangkan rambut yang indah, yang sekarang tertutup kerudung itu pada suatu malam nanti akan tergerai, terlepas dan ia dapat mencium wanginya dan merasakan malam-malam pengantin sebelumnya”. ( Hal : 207 )


Latar tempat

Luar kota. “apalagi rindu kepada gadis menawan seperti hanum,yang kini jauh dimata karena berada di luar kota”. ( Hal : 4 )

Daerah asalnya. “ia ingat, di daerah asalnya ada dendang saluang yang juga dikenal sebagai musik malam”. ( Hal : 5 )

Warung. “pembeli di warung Duduk diam-diam menikmati makanan dan minuman”. ( Hal : 8 )

Pasar induk dan tengah kota. “ia lihat para penjual sayur yang baru pulang dari pasar induk sudah mulai masuk ke tengah kota untuk menyerbu pasar kota”. ( Hal : 9 )

Kamar. “masuk kamar, Ganti pakaian”. ( Hal : 10 )

Masjid. “Dari pengeras suara di masjid terdengar adzan awal”. ( Hal : 11 )

Asrama. “sekarang ia keluar dari asrama”. ( Hal : 8 )

Kamar. “Lalu ia buka komputer di kamar,ia buka koleksi foto digital bersama Hanum saat rekreasi di sebuah kota sejuk di jawa timur beberapa waktu lalu”. ( Hal : 4 )

Asrama. “berbahaya bagi dirinya, bagi Ashley sendiri, bagi hanum dan bagi hubungan Sukma bersama Rizal, sahabat dekat seasrama”. ( Hal : 6 )

Kota. “ia dapat menjelajahi sudut-sudut kota hanya dari suara para penelpon”. ( Hal : 7 )

Rumah kakek. “Hanum, gadis kecil dengan rambut dikepang dua, suka sekali berkunjung kerumah kakek”. ( Hal : 13 )

Halaman rumah kakek. ”halaman rumah kakek Hanum dipagari Dengan pohon melandingan yang ditanam berjajar,agak renggang di selingi dengan pohon jarak,turi,pohon kelor, pohon randu, ketela karet, dan jarak kepyar”. ( Hal : 14 )

Sekolah. “setiap pulang sekolah, setelah melempar tas, ganti pakaian, mengganti sepatu dengan sandal ia langsung berlari ke sana”. ( Hal : 15 )

Rumah. “kadang ia masih sempat makan di rumah”. ( Hal : 15 )

Warung. "tapi hanya boleh di makan di warung". ( Hal : 17 )

Warung soto. “Niat karso membuka warung soto sungguh tepat”.  ( Hal : 18 )

Warung soto dan warung es. “membantu di warung soto dan warung es”. ( Hal : 18 )

Halaman rumah. " nyewa tanah di halaman rumah Mbah mantri". ( Hal : 19 )

Terminal. “apalagi bu,kan sebentar lagi terminal baru sudah akan di bangun di dekat simpang empat walaupun sana”. ( Hal : 19 )

Koprasi. “mendatangi koprasi simpan pinjam”. ( Hal : 19 )

Kios bensin. “berdiri kios bensin”. ( Hal : 20 )

Simpang empat. “letaknya disimpang empat, dipandang pemerintah mengganggu lalu lintas”. ( Hal : 20 )

Halaman rumah. “sisa halaman rumah mbah mantri di sebelah Utara yang di batasi jalan masuk ke dalam desa dijadikan tempat parker”. ( Hal : 23 )

Warung. “yang masih ramai sampai pagi, warung makan yang berada di kos yang menghadap ke jalan raya”. ( Hal : 24 )

Arab. “ia pernah jadi sopir di tanah Arab,bosan bekerja di sana, pulang”. ( Hal : 25 )

Pantai selatan. “ia pernah diajak ke persawahan dekat pantai selatan”. ( Hal : 26 )

Didepan pasar. “ia naik angkutan desa dari depan pasar setiap hari”. ( Hal : 27 )

Terminal. “kalau ada jam kosong ia mengajak temannya naik angkutan ke terminal, Lalu naik bis jurusan kota, naik bis kota”. ( Hal : 27 )

Kota. "kalau lulus SMA nanti saya mau kuliah di kota". ( Hal : 27 )

Toko. “toko makin maju”. ( Hal : 33 )

Kota Padang. “Ia  melanjutkan sekolah SMA di kota Padang”. ( Hal : 35 )

Kost. “Adik yang rajin membawa kebiasaan di rumah ke tempat kost di kota propinsi ini”. ( Hal : 36 )

Kampus. “kampus Sukma kuliah termasuk kampus tua, negeri dan megah”. ( Hal : 37 )

Mall. “hujan diskon diberikan saat peresmian mall”. ( Hal : 48 )

Kota. "ternyata sebuah kota di siang hari adalah pasar". ( Hal : 52 )

Warung sate Padang. “di warung sate Padang mereka dapat berpesta dan berlomba mengalahkan rasa pedas”. ( Hal : 53 )

Restoran. "ada restoran khusus menyediakan menu makan malam". ( Hal : 59 )

Pinggir kota. “Pengembangan kedua menawarkan Kawasan hunian di pinggir kota”. ( Hal : 62 )

Jakarta. "Minta bantuan babe di Jakarta dong". ( Hal : 63 )

Kamar. “Linda masuk ke kamar pas saat giliran dia tiba”. ( Hal : 69 )

Di depan tokoh. “Sampai di depan daerah tokohmereka berhenti”. ( Hal : 75 )

Pasar. “Pasar kedua setelah pasar resmi dan tempat penjualan resmi seperti toko, swalayan, supermarket, mall”. ( Hal : 81 )

Kantor forum. "Ketika saya disuruh membayar iuran di kantor forum saya sempat ketemu ketua forum”. ( Hal : 82-83 )

Asrama. “Pulang ke asrama masing-masing”. ( Hal : 86 )

Jalur selatan dan jalur pantai Utara. “apa yang akan terjadi di jalur setelah dapat kita lihat pada apa yang kini telah terjadi di jalur pantai Utara”.

Sumatra dan jawa. “Mereka membayangkan raksasa itu mirip gergasi dalam dongeng anak-anak di Sumatra dan mirip dengan buto dalam perwayangan dan dogeng anak-anak jawa”. ( Hal : 99 )

Kaki lima. “Betul, saya seminggu yang lalu sampai kaget ketika dia mengetahui penyamaran saya di kaki lima”. ( Hal : 113 )

Kamar. “Ia ingat ingin kamarnya sepi”. ( Hal : 125 )

Kaki lima. “Saat ketemu maya di kaki lima, saya langsung tertarik”. ( Hal : 158 )

Bendahara. “Mengantar ke bendahara”. ( Hal : 161 )

Kamar hotel. “Dari kamar sebuah hotel di sebuah kota di pulau Bali hari itu sukma,maya dan Thalib dapat dengan mudah malengamati dan mempelajari apa yang terjadi”. ( Hal : 177 )

Pasar Kliwon. "Ya, tadi di pasar kliwon".( Hal : 183 )

Pantai. “Jalur pantai untuk tempat yang ramai”. ( Hal : 183 )

Kerumah. “Langsung saja kerumah”. ( Hal : 185 )

Restoran. “di restoran yang terkenal dengan satenya”. ( Hal : 186 )

Kampong. “Saya pulang kampung mendadak”. ( Hal : 187 )

Rumah. “Bibik dan paman pasti menitipkan oleh-oleh untuk keluarga di rumah”. ( Hal : 188 )

Penjara. “tapi bagi hanum,ia tetep berada di dalam penjara sambil menunggu hasil naik banding”. ( Hal : 193 )

Mahkamah agung. “hanum mengajukan banding ketingkat kasasi ke mahkamah agung”. ( Hal : 201 )

Di tengah pasar. “ upacara pernikahan berlangsung sederhana,di hadiri orang tua, masih-masing dan teman dekat, tetapi resepsinya yang meriah, sebab dilangsungkan di tengah pasar”. ( Hal : 206 )


Suasana

Dingin. “Udara amat dingin membuatnya menggigil”. ( Hal : 2 )

Romantic. “Musik yang lembut mendayu-dayu membawa membawa pendengarannya terlontar ke sebuah suasana yang amat romantis mengharuka”. ( Hal : 5 )

Sepi. “ia mendengar suara sepi dari dalam jiwa karena malam ini menunggu kedatangan nur yang ia tau dgn pasti kalau gadis itu tidak mungkin datang malam ini”. ( Hal : 6 )

Dingin. “Hawa pagi yang dingin menyergap jalanan”. ( Hal : 10 )

Senang. “Ia senang menghirup hawa pagi”. ( Hal : 21 )

Senang. “Pemilik rumah yang ditumpangi hidup senang karena seperti mendapat anak baru yang mudah disuruh-suruh”. ( hal : 37 )

Heroic. “Begitu suasana heroik sebelum demokrasi dimulai”. ( Hal : 56 )

Indah. "Sebuah makan malam yang indah." ( Hal : 59 )

Panas. Matahari mulai terasa panasnya. ( Hal : 75 )

Senang. Jelas senang. ( Hal : 80 )

Sedih. “Ia sedih”. ( Hal : 135 )

Sepi dan Dingin. “Memang di tempat sepi dan dingin membuat hanum mudah menangis”. ( Hal : 169 )


Tokoh dan Penokohan

Tokoh yaitu hanum, sukma, thalib, nur (ibu hanum), asti, rizal, ashley, mbah mantra, nenek, karso, wakidi, trimo, pak hamid, maya (adik sukma), mas badawi, linda, pakde naryo, sarah, ayah hanum dan yanti

Penokohan 

Hanum

Sangat kuat, tangkas dan berbahaya. ( Hal : 142 )

Gara-gara kakek dan neneknya terbunuh gadis yang semula lembutdan santun kini sanggup meminmpin demokrasi. ( Hal : 148 )

Yang dapat kita lakukan hari ini mengunjungi hanum untuk menyelamatkan dia dari tindakan yang konyol dan kurang perhitungan. ( Hal : 40 )

Hanum perempuan yang cerdas dan intuisinya yang kuat. ( Hal : 152 )

Sukma

Jantungnya digerakkan deyut demi denyut. Ia gemetar dan terus gemetar kumudian berhenti sendiri.ia bernafas lega. ( Hal : 4 )

Dia tidak malas.tetapi justru rajin mengamati apa saja yang terjadi di pasar. ( Hal : 33 )

Hanya ia agak kecewa, mahasiswa perempuan disini seperti kelelawar serius kuliah,kurang suka berdandan. ( Hal : 37 )

Ini yang menyebabkan ia tidak cerewet lagi dengan soal kiriman uang yang terlambat. ( Hal : 56 )

Sukma suka tidur lama-lama dikamar. ( Hal : 31 )

Sukma sering mengintip kesibukan pasarlewat sela-sela jendela. ( Hal : 31-32 )

Ia hafal betul bunyi gaduh,riuh,dan suara kendaraan datang pergi. ( Hal : 32 )

Maya (adik sukma)

Lebih gesit dan rajin membantu. ( hal : 33 )

Hanya adiknya yang suka cerewet,dan kadang menggoda dia dengan mengedor pintu. ( Hal : 34 )

Adik perempuannya seperti punya sayap bergerak,dan terbang melayang kesana kemari dengan sayap. ( hal : 36 )

Mbah mantri 

Saya akan mengulur-ngulur waktu agar proses pencaplokan itu tidak serta merta terjadi. ( Hal : 91 )

Linda

Linda yang tegar dan polos. ( Hal : 70 )

Sarah

Sukma tau kalau sarah sedikit berbohong untuk menambah seru cerita. ( Hal : 69 )

Thalib

Berlayar di internet dan suka menjelajah kemajuan teknik informatika. ( Hal : 118 )

Memandang masalah yang sederhana menjadi begitu sulit dan rumit. ( Hal : 208 )

Mas badawi

Ia anak muda cerdas, meskipun tidak begitu tampan tapi semangatnya luar biasa. ( Hal : 83 )


Sudut Pandang

Sudat Pandang Orang Pertama

Hamum dapat bebas berkeliaran di pasar,dan ikut naik kendaraan keluar masuk pasar karena ia anak tunggal. Ayah dan ibunya tidak tega melarang dia. Sebab mereka lihat, hanum menemukan kegembiraan disitu. Setiap pulang selalu membawa cerita baru hasil pertulangannya memutari pasar atau ketika pergi jauh ke pelosok pelosok. ( Hal : 26 )

Thalib lebih suru lagi.kumia dan cabang bersih. Rambut dipotong pendek merata. Tersisa rambut satu sentimeter. Ia mengenakan kaos, tertutup jaket rompi warna krem.celana jeans.tampak lebih muda dan lebih kaya dibandingkan penampilan sebelumnya. ( Hal : 147 )

Sudut pandang orang kedua

Sukma dan hanummengangguk. Membayangkan bagaimana bterlukanya hati warga kampung kalau mereka terus dihimpit oleh nasibnya dari banyak sisi. Dihimpit oleh kerasnya hidup akibat pasar  bebas yang memihak pedagang besar dan peraturan kota yang membatasi ruang gerak mereka. ( Hal : 85 )

Mereka sebenarnya heran sendiri.kenapa harus pontang-panting sampai ke kota ini, padahal berdasarkan laporan teman-teman, mereka tidak dalam keadaan dicari atau dicurigai.tidak ada petugas yang mendatangi asrama, kecualiasrama hanum. Juga tidak ada isyarat yang dapat ditafsirkan membahayakan nasib mereka. ( Hal : 188-189 )

Sudat Pandang Orang Ketiga

Hamum cepat menghubungi maya dan sukma. Dua kakak beradik itu kaget mendengar cerita hanum. Mereka tidak pernah membayangkan di negeri ini terjadi kasus seperti itu. Mereka memang pernah mendengar bagaimana pemerintah mengklaim pasar yang tumbuh di masyarakat sebagai pasar pemerintah. Tetapi biasanya yang menyediakan fasilitas jual beli adalah pemerintah setempat. Pasar yang semula tumbuh di persimpangan jalan, berada di bawah pohon besar itu kemudian dibagun. Jadi bukannya mencaplok pasar milik masyarakat yang sudah jadi seperti yang menimpa pasar di dekat rumah kakek hanum. ( Hal : 91-92 )

Mereka bertiga merasa tidak sebagai siapa-siapa. Tidak sebagai aji saka, tidak sebagai Hanoman atau anak kecil yang cerdik dan lucu itu mereka merasa sekedar menjadi orang yang sadar situasi dan keadaan, kemudian diliputi kebingungan. ( Hal : 100 )


Amanat

Pemerintah dan petugas negara tidak boleh seenaknya dengan kekuasaan mereka.pemerintah dan petugas negara juga tidak boleh seenaknya menutup  pasar tradisional yang sudah di buat oleh para pedagang.karena mereka telah bersusah payah membuat pasar tradisional tersebut.




Unsur Ekstrinsik

Latar Belakang Pengarang

Waktu masih sekolah di SD dan sekolah menengah di Kota Gede, penulis sempat membaca buku berjudul Uncle's Tom Cabin Karta MB Stowie dan Max Havelaar karya Multatuli. Juga Nole Me Tangere karya Jose Rizal dan hampir semua karya Pramoedia Ananta Teor, karya-karya sebelum karya pasca pulau buru. Di tambah bertumpuk-tumpuk buku silat cina karya Kho Ping Hoo dan sejawatnya. Serial karya Karl May baik serial balkal, timur tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan hampir semua telah penulis baca.

Pasca sekolah, saat belajar menjadi wartawan dan penyuntingan buku, penulis mulai mengenal karya Franz Fanon dan Ali Syariati. Juga kisah yang dahsyat dari kehidupan Abu Dzarr Al Ghifari. Karya Maxim Gorky berjudul ibunda dan Seabreg karya penulis Rusia Semisal Leo Tolstoi, Boris Pasternak, Nikoloi Gogol, Alexander Solzeinetsin, karya pengarang lain semisal Andere Gide melengkapi berbagai-bagai bacaan yang menjadi adonan informasi yang menjadi fondasi dari pengetahuan Kritis penulis. Belum lagi puisi-puisi rendra, Taufiq Ismail emhaAinun Nadjib dan antologi puisi pejuangan yang berjudul bunga para syuhada ikut memperkaya mesiu semangat dalam jiwa.

Ditambah dengan tontonan film semisal gandhi yang monumental dan menggugah, pada jam lima sore yang mengisahkan episode akhir kehidupan Federico Garcia Lorca, dan film-film India yang sering mewartakan adanya perlawanan struktural di sana, plus film-film tentang perang Vietnam versi Olivier Stone yang mengkritisi perang itu.dan sebagai wartawan di 'koran perjuangan' dan di 'majalah perjuangan' penulis cukup punya kesempatan untuk mewawancarai banyak pihak, orang-orang kecil dari berbagai pelosok daerah di Indonesia.

Demikian juga setelah sekitar dua puluh tahunan terakhir penulis dengan beberapa teman mencoba mencoba mengkaji surat-surat makiyah dan menemukan bagaimana energi makna surat al ma'un yang legendaris di kalangan Muhammadiyah, yang dalam memahami zaman terkini perlu ditemani dengan energi makna surat-surat yang lain.

Dengan bekal seabreg pengamalan membaca buku di atas, penulis mendapat kesempatan, kemudian, untuk membaca masyarakat secara ' baru' masyarakat Kotagede yang adem ayem kemudian terbaca dan tersedia sebagai masyarakat yang banyak menyimpan persoalan besar, persoalan penindasan atas kemanusiaan. Apalagi di kota ini penulis pernah merasakan betapa pahit hidup dalam keluarga buruh kecil.demikian juga ketika membaca kota Yogyakarta, dimana selama lima tahun tinggal di tepi sungai code.

Dengan cara membaca yang baru tampak kota Yogyakarta kerta, bahkan pulau Jawa dan Indonesia tampak sebagai sesuatu yang baru dimana banyak sekali persoalan struktural yang rumit tak terpecahkan. penindasan struktural, sistematis, dan layak disebut penindasan “konstitusional” terjadi di mana-mana. Ini yang menyebabkan sebuah UUD diamandemen.

Di tengah kegalauan melihat semuy itu, penulis kemudian ingin bereksperimen untuk membuat karya sastra yang bersifat perlawanan. Dalam hal ini penulis awalnya melihat bahwa pada hakekatnya semua karya sastra merupakan karya perlawanan, paling tidak perlawanan terhadap waktu, ruang dan ingatan kolektif atas peristiwa dan kenyataan yang membanjir dalam kehidupan. Sastra melakukan perlawanan dengan cara memberinya pemaknaan-pemakaan baru. Meski kemudian pemaknaan-pemakaan itu sering terbatas pada pemaknaan estetik dan linguistik belaka, atau menjelajah pada pemaknaan tematik yang unik.

Ada juga karya sastra yang bergerak melakukan pemaknaan moral atas berbagai peristiwa dan kejadian yang muncul dalam kehidupan ini. semua itu kemudian terasa belum mencukupi. Masih diperlukan langkah maju. Maka sastra perlawanan sepertinya harus bergerak melawan berbagai-bagai penindasan dan penjajahan. Penindasan atas kemanusiaan dan penjajahan oleh rezim lupa dan renzim global yang terlihat jelas sedang menghisap sumber daya, sumberdana, dan sumber-sumber kemanusiaan bangsa dan masyarakat kita.

Tanpa ada kesadaran akan perlunya perlawanan maka karya sastra sering amat bagus dan mempesona tetapi hanya berhasil menyentuh dan menghasilkan semacam ' kesalehan individual ' belaka. Belum mampu menyentuh dan menghasilkan semacam “kesalehan sosial ' di mana yang dimaksud dengan amal Soleh adalah kerja-kerja perlawanan. Perlawanan melawan kemungkaran sistem global, nasional, lokal yang tengah menghisap dan melucuti aneka sumberdaya, simber dana, sumber kemanusiaan dan hak manusia dan masyarakat untuk memilih alternatif agenda kehidupan, memilih rute kehidupan dan memilih menjadi diri sendiri. Pada zaman ini, menjadi diri nya sendiri saja sering dibicarakan dan diberi stigma sebagai hal yang buruk ketinggalan zaman dan dianggap melawan perubahan global. Masalahnya, apa artinya menjadi manusia dan masyarakat tanpa adanya hak dan kebolehan untuk menjadi dirinya sendiri?

Novel yang penulis buat ini juga berbicara tentang perjuangan anak-anak muda dan masyarakat pinggir yang ingin menjadi dirinya sendiri, ingin mandiri secara ekonomi tetapi secara sistem nasional dan sistem global justru di salahkan dan dianggap musuh. Oleh karena itu anak-anak muda ini bersama masyarakat kemudian melakukan perlawanan.

Nafas sebuah karya sastra perlawanan antara lain terletak pada tema perlawanan semacam ini. Ditambah dengan pengembangan imajinatif tentang alternatif perlawanan itu sendiri. Perlawanan lewat kata, lewat ide, lewat teks, lewat kecerdikan akal yang senantiasa menyiksakan peluang. Dan peluang untuk melakukan perlawanan itu masih ada kalau kita berfikir dan menyadari nya ada. Anak-anak muda dan masyarakat dalam novel ini sungguh menyai kalau peluang itu. Dan kesadaran tentang masih adanya peluang itulah yang coba penulis tularkan kepada pembaca lewat novel ini, yang semoga saja dapat berhasil dengan baik. Itu saja, terima kasih.

                                                                                                MUSTOFA W HASYIM


Latar Belakang Masyarakat

-



Membuat Ringkasan Buku Fiksi Berbentuk Skema

Orientasi

Mbah mantri murung. Hanum heran.

" Ada apa mbah?"

Lelaki tua itu menunjuk ke arah pasar.

"Ada apa dengan pasar kita ini mbah ?"

Lelaki tua itu menggeleng.

" Kenapa mbah ?".

" Mau diminta pemerintah."

Kenapa bisa mbah?"

"Bisa saja wong pemerintah itu sejak zaman kerajaan sampai zaman kompeni sudah ahli dalam memaksa orang. Ahli dalam hal meminta-minta."

" Bukankah pasar ini milik masyarakat? Di Bagun setapak demi setapak oleh masyarakat sendiri. Dimulai dengan hadirnya warung soto, warung es, kios bensin, toko kelontong. Ketika pasar wonomakmur ditutup pemerintahan, para pedagang. Mereka atas inisiatif dan keinginan sendiri menyewa tanah mbah untuk mendirikan pasar ini. Para pedagang patungan membangun pasar ini. Pasar berdenyut, hidup dan makmur. Mampu memakmurkan warga desa ini dan warga desa sekitar. Sekarang maju dan berkembang. Masyarakat senang karena bisa hidup mandiri dan tidak pernah merepotkan negara.

Masyarakat dan pedagang disini tidak pernah merugikan pemerintah serupiahpun. Mereka mencari uang sendiri, mereka saling memakmurkan. Ini artinya para pedagang dan masyarakat disini sudah dapat mengurangi beban pemerintah sudah menolong pemerintah agar tidak susah-susah mengurusi warga desa-desa sekitar sini.


Rangkaian Peristiwa

Mbah mantri murung. Hanum heran.

" Ada apa mbah?"

Lelaki tua itu menunjuk ke arah pasar.

"Ada apa dengan pasar kita ini mbah ?"

Lelaki tua itu menggeleng.

" Kenapa mbah ?".

" Mau diminta pemerintah."

Kenapa bisa mbah?"

" Bisa saja wong pemerintah itu sejak zaman kerajaan sampai zaman kompeni sudah ahli dalam memaksa orang. Ahli dalam hal meminta-minta."

" Bukankah pasar ini milik masyarakat? Di Bagun setapak demi setapak oleh masyarakat sendiri. Dimulai dengan hadirnya warung soto, warung es, kios bensin, toko kelontong. Ketika pasar wonomakmur ditutup pemerintahan, para pedagang. Mereka atas inisiatif dan keinginan sendiri menyewa tanah mbah untuk mendirikan pasar ini. Para pedagang patungan membangun pasar ini. Pasar berdenyut, hidup dan makmur. Mampu memakmurkan warga desa ini dan warga desa sekitar. Sekarang maju dan berkembang. Masyarakat senang karena bisa hidup mandiri dan tidak pernah merepotkan negara.

Masyarakat dan pedagang disini tidak pernah merugikan pemerintah serupiahpun. Mereka mencari uang sendiri, mereka saling memakmurkan. Ini artinya para pedagang dan masyarakat disini sudah dapat mengurangi beban pemerintah sudah menolong pemerintah agar tidak susah-susah mengurusi warga desa-desa sekitar sini.

Seharusnya pemerintah berterima kasih kepada warga desa dan para pedagang yang mampu menggerakkan roda ekonomi di desa dan kecamatan ini, bukannya malah mau mencaplok pasar yang dengan susah payah dirintis dan pembangunannya dibiayai sendiri oleh masyarakat ini."

Hanum berbicara panjang lebar. suaranya membanjiri tidak dapat di bandung lagi. Kakeknya hanya diam mendengarkan dan menyimak kata sang lucu yang meledak ledak itu.

" utusan pemerintah bilang kepada saya kalau pasar ini mau diterbitkan. pemerintah menganggap ini pasar liar."

Hanum tambah heran.

" Pasar liar? Apanya yang liar mbah? Pasar ini sudah tertib sejak awal berdiri karena diatur oleh kesepakatan para pedagang sendiri, bukan diatur oleh peraturan dari luar yang biasanya dipaksakan berlakunya. Coba mbah rasakan, apa selama ini ada masalah di antara pedagang, atau ada masalah antar pasar ini dengan masyarakat? Atau ada masalah serius selama pasar ini ada.?"

Ketua tua itu menggeleng.

" kalau begitu, kenapa harus ditertibkan?"

" Utusan pemerintah bilang, pungutan karcis atau uang sapon itu liar, demikian juga uang parkir yang dipungut oleh para pemuda. utusan itu bilang, yang berhak mengeluarkan keras karcis untuk pedagang dan karcis parkir itu hanya pemerintah, bukan masyarakat.begitu katanya."

Hanum makin tidak mengerti.

"Lantas uangnya mengalir ke mana ?"

" Ke pemerintah, kata utusan itu."

" Lantas untuk membianyai tenaga kebersihan di ambil dari mana?"

" Pemerintah katanya akan memberi upah, atau gaji kepada tenaga kebersihan itu."

" Katanya begitu. Bahkan, katanya pemerintah mau menugaskan seorang lurah pasar untuk mengendalikan pasar ini."

" Lho, kan sudah ada pakde naryo yang selama ini bertugas mengatur pasar ini. Selama ini tidak ada keluhan para pedagang atas apa yang pakde naryo kerjakan."

"Naryo dikatakan sebagai pejabat liar oleh pemerintah. Sebab yang mengangkat dia bukan pemerintah. Maka pemerintah bermaksud mengirim lurah pasar yang resmi, yang bertindak atas nama negara untuk mengatur pasar ini."

" Waduh, gimana sih cara berpikir pemerintah atau negara itu mbah."

" Pemerintah dan negara itu tidak bisa berpikir. Pemerintah itu bisanya bertindak, memerintah. sedang negara itu hanya bisa berkuasa.tidak lebih dari itu."

" Kalau sudah begitu memang repot mbah.apa pemerintah atau negara itu tidak melihat bagaimana dulu para pedagang yang bingung karena pasar wonomakmur ditutup kemudian bersatu mendirikan koperasi pedagang.

Koperasi pedagang itulah yang membiayai pembangunan pasar ini, kemudian koperasi pula yang mengangkat pakde naryo sebagai kepala pasar ini.selama ini, para pedagang yang sekaligus anggota koperasi merasa yang memiliki pasar ini, dan Secara nyata pasar ini memang milik pedagang,milik koperasi,milik masyarakat. Bukan milik pemerintah atau negara. Pemerintah tidak berhak memungut karcis, tidak berhak memungut uang parkir, tidak berhak mengirim dan menempatkan lurah pasar sebagai petugas negara atau pejabat pemerintah di pasar ini.apa pemerintah tidak melihat kenyataan bahwa masyarakat kita ternyata kalau di biarkan Tumbuh sesungguhnya mampu membangun pasar sendiri dan sanggup mengatur diri mereka dan sanggup mengatur diri mereka sendiri?"

" Pemerintah dan negara sepertinya memang tidak bisa melihat. Sebab tugas mereka memang hukum untuk melihat lihat dan mengakui kenyataan ini. Seperti saya kata tadi, tugas pemerintah itu ya memerintah, memerintah siapa saja, dan tugas negara adalah berkuasa untuk menguasai apa saja. Jangan harap pemerintah dan negara untuk berfikir dan memikirkan soal kemandirian masyarakat yang dalam bahasa kerjaan dulu disebut wilayah perdikan, sekarang tidak ada lagi wilayah perdikan semacam itu, yang ada semua hanya wilayah penguasaan pemerintah dan negara. Maka menurut utusan pemerintah itu, logis dan masuk akal bahkan sudah seharusnya pasar inu di caplok oleh pemerintah."

Hanum tertawa.

" Simbah ini bisa melucu juga."

" Saya hanya menirukan apa kata utusan itu waktu kemarin kesini."

" Kalau begitu, utusan itu memang lucu."

" Tetapi saya tidak berani tertawa, waktu itu. "

" Betul mbah, kalau mbah tertawa bisa dihukum."

Keduanya tertawa. Ada rasa getir menguasa udara.

" Apakah tidak ada jalan lain mbah selain menyerangkan pasar milik masyarakat ini kepada pemerintah?" Tanya hanum kemudian.

" Seperti nya tidak ada jalan lain. Aku tidak mau Dikatakan melawan pemerintah, atau dihukum karena melawan negara, mendirikan pasar swasta, melanggar undang undang."

" Pemerintah sepertinya ingin sekali menguasai pasar ini."

" Jelas,ya."

" Lantas bagaimana dengan tanahnya? Inikah tanah milik mbah?"

" Pemerintah mau membeli dan akan menjadikan tanah ini tanah negara."

" Mbah belum memberikan persetujuan kan?"

" Belum. Yang saya katakan pada utusan itu adalah saya baru tahap mendengarkan apa kemauan pemerintah dan saya bilang mau berembung dengan para pedagang dulu."

Hanum berfikir keras. Mencari celah untuk melakukan perlawanan. entah perlawanan seperti apa, ia tidak tahu.

" Bagus mbah. Tolong mbah mengulur-ngulur waktu sementara saya menyelidiki kasus ini. Kalau ada pihak yang mendesakkan kemauannya seperti itu pasti ada sebabnya. Saya akan menyelidiki apa yang menjadi latar belakang kenapa ada utusan pemerintah datang ketempat ini dan ingin cepat cepat mencaplok pasar ini."

" Baik. Saya akan mengulur ulur waktu agar proses pencaplokan itu tidak serta terjadi. Kalau perlu, kita gagalkan. Sebab kalau masih ada waktu, berati masih ada harapan."

" Betul mbah."


Komplikasi

Seharusnya pemerintah berterima kasih kepada warga desa dan para pedagang yang mampu menggerakkan roda ekonomi didesa dan kecamatan ini, bukannya malah mau mencaplok pasar yang dengan susah payah dirintis dan pembangunannya dibiayai sendiri oleh masyarakat ini."

Hanum berbicara panjang lebar. Suaranya membanjiri tidak dapat di bandung lagi. Kakeknya hanya diam mendengarkan dan menyimak kata sang lucu yang meledak ledak itu.

" utusan pemerintah bilang kepada saya kalau pasar ini mau diterbitkan. Pemerintah menganggap ini pasar liar."

Hanum tambah heran.

"pasar liar? Apanya yang liar mbah? Pasar ini sudah tertib sejak awal berdiri karena diatur oleh kesepakatan para pedagang sendiri, bukan diatur oleh peraturan dari luar yang biasanya dipaksakan berlakunya. Cobambah rasakan, apa selama ini ada masalah di antara pedagang, atau ada masalah antar pasar ini dengan masyarakat? Atau ada masalah serius selama pasar ini ada.?"

Ketua tua itu menggeleng.

" kalau begitu, kenapa harus ditertibkan?"

"utusan pemerintah bilang, pungutan karcis atau uang sapon itu liar, demikian juga uang parkir yang dipungut oleh para pemuda. Utusan itu bilang, yang berhak mengeluarkan keras karcis untuk pedagang dan karcis parkir itu hanya pemerintah, bukan masyarakat.begitu katanya."

Hanum makin tidak mengerti.

"lantas uangnya mengalir kemana ?"

" ke pemerintah, kata utusan itu."

"lantas untuk membianyai tenaga kebersihan di ambil dari mana?"

"pemerintah katanya akan memberi upah, atau gaji kepada tenaga kebersihan itu."

" katanya begitu. Bahkan, katanya pemerintah mau menugaskan seorang lurah pasar untuk mengendalikan pasar ini."

"lho, kan sudah ada pakde naryo yang selama ini bertugas mengatur pasar ini. Selama ini tidak ada keluhan para pedagang atas apa yang pakde naryo kerjakan."

"naryo dikatakan sebagai pejabat liar oleh pemerintah. Sebab yang mengangkat dia bukan pemerintah. Maka pemerintah bermaksud mengirim lurah pasar yang resmi, yang bertindak atas nama negara untuk mengatur pasar ini."

"waduh, gimana sih cara berpikir pemerintah atau negara itu mbah."

" pemerintah dan negara itu tidak bisa berpikir. Pemerintah itu bisanya bertindak, memerintah. Sedang negara itu hanya bisa berkuasa.tidak lebih dari itu."

" kalau sudah begitu memang repot mbah.apa pemerintah atau negara itu tidak melihat bagaimana dulu para pedagang yang bingung karena pasar wonomakmur ditutup kemudian bersatu mendirikan koperasi pedagang.

Koperasi pedagang itulah yang membiayai pembangunan pasar ini, kemudian koperasi pula yang mengangkat pakde naryo sebagai kepala pasar ini.selama ini, para pedagang yang sekaligus anggota koperasi merasa yang memiliki pasar ini, dan secara nyata pasar ini memang milik pedagang,milik koperasi,milik masyarakat. Bukan milik pemerintah atau negara. Pemerintah tidak berhak memungut karcis, tidak berhak memungut uang parkir, tidak berhak mengirim dan menempatkan lurah pasar sebagai petugas negara atau pejabat pemerintah di pasar ini.apa pemerintah tidak melihat kenyataan bahwa masyarakat kita ternyata kalau di biarkan tumbuh sesungguhnya mampu membangun pasar sendiri dan sanggup mengatur diri mereka dan sanggup mengatur diri mereka sendiri?"

" pemerintah dan negara sepertinya memang tidak bisa melihat. Sebab tugas mereka memang hukum untuk melihat lihat dan mengakui kenyataan ini. Seperti saya kata tadi, tugas pemerintah itu ya memerintah, memerintah siapa saja, dan tugas negara adalah berkuasa untuk menguasai apa saja. Jangan harap pemerintah dan negara untuk berfikir dan memikirkan soal kemandirian masyarakat yang dalam bahasa kerjaan dulu disebut wilayah perdikan, sekarang tidak ada lagi wilayah perdikan semacam itu, yang ada semua hanya wilayah penguasaan pemerintah dan negara. Maka menurututusan pemerintah itu, logis dan masuk akal bahkan sudah seharusnya pasar inu di caplok oleh pemerintah."

Hanum tertawa.

" simbah ini bisa melucu juga."

" saya hanya menirukan apa kata utusan itu waktu kemarin kesini."

"kalau begitu, utusan itu memang lucu."

" tetapi saya tidak berani tertawa, waktu itu."

" betul mbah, kalau mbah tertawa bisa dihukum."

Keduanya tertawa. Ada rasa getir menguasa udara.


Resolusi

" apakah tidak ada jalan lain mbah selain menyerangkan pasar milik masyarakat ini kepada pemerintah?" tanya hanum kemudian.

"seperti nya tidak ada jalan lain. Aku tidak mau dikatakan melawan pemerintah, atau dihukum karena melawan negara, mendirikan pasar swasta, melanggar undang undang."

" pemerintah sepertinya ingin sekali menguasai pasar ini."

" jelas,ya."

" lantas bagaimana dengan tanahnya? Inikah tanah milik mbah?"

" pemerintah mau membeli dan akan menjadikan tanah ini tanah negara."

" mbah belum memberikan persetujuan kan?"

"belum. Yang saya katakan pada utusan itu adalah saya baru tahap mendengarkan apa kemauan pemerintah dan saya bilang mau berembung dengan para pedagang dulu."

Hanum berfikir keras. Mencari celah untuk melakukan perlawanan.entah perlawanan seperti apa, ia tidak tahu.

" bagus mbah. Tolong mbah mengulur-ngulur waktu sementara saya menyelidiki kasus ini. Kalau ada pihak yang mendesakkan kemauannya seperti itu pasti ada sebabnya. Saya akan menyelidiki apa yang menjadi latar belakang kenapa ada utusan pemerintah datang ketempat ini dan ingin cepat cepat mencaplok pasar ini."

" baik. Saya akan mengulur ulur waktu agar proses pencaplokan itu tidak serta terjadi. Kalau perlu, kita gagalkan. Sebab kalau masih ada waktu, berati masih ada harapan."

"betul mbah."


Menanggapi atau mengomentari buku fiksi yang dibaca

Bahasa yang digunakan penulis

Bahasa yang digunakan sulit dimengerti karena tidak semua bahasa dalam novel tersebut  menggunakan bahasa indonesia. Di dalam novel tersebut juga  terdapat bahasa jawa. Jadi, para pembaca harus memahami terlebih dahulu bahasa jawa yang tidak di mengerti.


Kelemahan dan keunggulan buku fiksi

Kelemahan

Kelemahan buku ini adalah cerita dalam buku ini susah di tebak dan di mengerti jadi kita harus membaca dengan konsentrasi agar bisa memahami cerita dalam buku ini.

Kelebihan

Buku ini bisa mengajarkan bagaimana penjajahan ekonomi yang terjadi di negeri ini. Buku ini juga mengajarkan anak-anak muda agar bisa melawan penjajah ekonomi yang terus mengobarkan pelawan

Wednesday, February 16, 2022

Benih dan pupuk

 


  A. Benih

        Benih merupakan biji yang digunakan sebagai sumber perbanyakan tanaman, atau berkaitan dengan perbanyakan tanaman.Secara agronomis benih didefinisikan sebagai biji tanaman yang diperlukan untuk keperluan dan pengembangan usaha tani, memiliki fungsi agronomis atau merupakan komponen agronomis.

   1. Benih generatif

           Perbanyakan tanaman menggunakan biji sering juga disebut sebagai bibit generatif. ... Perbanyakan dengan biji juga dikenal sebagai pembibitan generatif atau seksual karena menggunakan biji atau bagian tanaman yang sudah dibuahi. Biji berasal dari hasil penyerbukan antara putikdengan benang sari.

   2. Benih vegetatif

            Bibit vegetatif berasal dari perbanyakan tanaman yang tidak menggunakan biji atau terjadi secara aseksual. Ada beberapa keunggulan bibit vegetatif sehingga banyak orang yang menggunakannya. Bagian tanaman yang biasa digunakan adalah akar dan batang.


B. Pupuk

        Pupuk adalah material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Material pupuk dapat berupa bahan organik ataupun non-organik. Pupuk berbeda dari suplemen.

  • pupuk organik

         Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pupuk organik diartikan sebagai zat hara tanaman yang berasal dari bahan organik.

- pupuk sisa makanan

      Kompos merupakan pupuk alami yang sangat berkualitas dan sangat       baik untuk tanaman. Alasannya karena pupuk ini berasal dari limbah organik alami seperti bekas sayuran atau sisa makanan. Bahan-bahan organik tersebut tak hanya aman untuk tanaman, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hasilnya. 


- pupuk kompos

     Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikrob dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik.



- pupuk kandang

      Pupuk kandang ialah olahan kotoran hewan, biasanya ternak, yang diberikan pada lahan pertanian untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah. Pupuk kandang adalah pupuk organik, sebagaimana kompos dan pupuk hijau. Zat hara yang dikandung pupuk kandang tergantung dari sumber kotoran bahan bakunya. 


• pupuk anorganik

     Pupuk buatan merupakan pupuk mineral yang diproduksi oleh pabrik pupuk. Pupuk buatan memiliki berbagai macam jenis tergantung dari kandungan unsur pupuknya. Pupuk buatan dapat juga dikatakan sebagai pupuk yang dibuat oleh pabrik dengan cara meramu berbagai bahan kimia sehingga dapat menjadi nilai jual yang tinggi.Pupuk anorganik adalah jenis pupuk yang berasal dari bahan anorganik, biasanya mengandung unsur hara/mineral tertentu. Jenis pupuk ini biasa dikenal pula dengan sebutan pupuk kimia. Contoh pupuk anorganik yaitu : Urea (mengandung unsur Nitrogen). 

     - NPK

     Pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbentuk cair atau padat berupa butiran kasar yang mengandung unsur hara utama nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk NPK merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang paling umum digunakan. Pupuk buatan yang mengandung lebih dari satu unsur hara disebut pupuk majemuk, misalnya pupuk NP, NK, dan NPK. Pupuk NP adalah pupuk yang mengandung unsur N dan P. Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang mengandung unsur 3 hara yaitu N, P, dan K. Perbandingan kandungan hara dalam setiap pupuk majemuk berbeda-beda.


- pupuk urea

    Pupuk Urea adalah pupuk kimia mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat diperlukan tanaman. ... Pupuk urea mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100kg mengandung 46 Kg Nitrogen, Moisture 0,5%, Kadar Biuret 1%, ukuran 1-3,35MM 90% Min serta berbentuk Prill.


- pupuk TSP

      Pupuk TSP adalah salah satu pupuk sumber hara fosfor pertama yang memiliki hasil analisa kandungan cukup tinggi dan dipakai secara luas di masyarakat. ... Pupuk TSp memiliki kandungan P tertinggi diantara pupuk karakter kering yang tidak mengandung Nitrogen (N).

   

- Fungsi pupuk 

     Secara umum, pupuk berfungsi sebagai sumber zat hara untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman dan memperbaiki struktur tanah. Pemberian pupuk pada media tanam dapat meningkatkan kadar hara dan kesuburan.

C. Pestisida

         Menurut peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1973 Pengertian pestisida adalah semua zat kimia atau bahan lain serta jasad renik dan virus yang dipergunakan untuk :

1.Memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman atau hasil-hasil pertanian.

2.Memberantas rerumputan.

3.Mematikan daun dan mencegah pertumbuhan tanaman atau bagia-bagian tanaman, tidak termasuk pupuk.


4.Memberantas atau mencegah hama-hama luar pada hewan-hewan peliharaan dan ternak.

5.Memberantas dan mencegah hama-hama air.

6.Memberikan atau mencegah binatang-binatang dan jasad-jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat-alat pengangkutan, memberantas atau mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air.

Pestisida yang digunakan di bidang pertanian secara spesifik sering disebut produk perlindungan tanaman (crop protection products) untuk membedakannya dari produk-produk yang digunakan dibidang lain. mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air.

Pengelolaan pestisida adalah kegiatan meliputi pembuatan, pengangkutan, penyimpanan, peragaan, pengunaan dan pembuangan / pemusnahan pestisida. Selain efektifitasnya yang tinggi, pestisida banyak menimbulkan efek negatif yang merugikan. Dalam pengendalian pestisida sebaiknya pengguna mengetahui sifat kimia dan sifat fisik pestisida, biologi dan ekologi organisme pengganggu tanaman.

•Jenis Pestisida Pestisida oleh para ahli dikelompokan untuk mempermudah pengenalanya. Pestisida dapat dikelompokkan berdasarkan jenis sasaran, bentuk fisik, bentuk formulasi, cara kerjanya, cara masuk, golongan senyawa, dan asal bahan aktifnya.Ditinjau dari jenis organisme  yang menjadi sasaran penggunaan pestisida dapat dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain:

1.Insektisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang bisa mematikan semua jenis serangga.

2.Fungisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun dan bisa digunakan untuk memberantas dan mencegah fungsi/cendawan.

3.Disebut bakterisida karena senyawa ini mengandung bahan aktif beracun yang bisa membunuh bakteri.

4.Nermatisida, digunakan untuk mengendalikan nematoda.

5.Akarisida atau mitisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh tungau, caplak dan laba-laba

.

6.Rodenstisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun yang digunakan untuk mematikan berbagai jenis binatang pengerat, misalnya tikus.

7.Moluskisida adalah pestisida untuk membunuh moluska, yaitu : siput,bekicot serta tripisan yang banyak dijumpai di tambak.

8.Herbisida adalah senyawa kimia beracun yang dimanfaatkan untuk membunuh tumbuhan pengganggu yang disebut gulma.

9.Ovisida, berasal dari kata latin ovum berarti telur, berfungsi untuk merusak telur. Pedukulisida, berasal dari kata latin pedis, berarti kutu, tuma, berfungsi untuk membunuh kutu atau tuma.

10.Piscisida, berasal dari kata Yunani Piscis, berarti ikan, berfungsi untuk membunuh ikan.

11.Termisida, berasal dari kata Yunani termes, artinya serangga pelubang kayu berfungsi untuk membunuh rayap.

12.insektisida adalah pestisida yang digunakan untuk membasmi dan mencegah hama serangga yang merusak dan mengganggu tanaman.

Pestisida ini sangat terkenal di kalangan petani, sebab serangga menjadi salah satu hama yang paling meresahkan dan sering dihadapi.

.

•Berdasarkan Sifat dan Cara Kerja Racun Pestisida. 

1.Racun Kontak, Pestisida jenis ini bekerja dengan masuk ke dalam tubuh serangga sasaran lewat kulit (kutikula) dan di transportasikan ke bagian tubuh serangga tempat pestisida aktif bekerja.

2.Racun Pernafasan (Fumigan), Pestisida jenis ini dapat membunuh serangga dengan bekerja lewat sistem pernapasan.

3.Racun Lambung, Jenis pestisida yang membunuh serangga sasaran jika termakan serta masuk ke dalam organ pencernaannya

4.Racun Sistemik, Cara kerja seperti ini dapat memiliki oleh insektisida, fungisida dan herbisida. Racun sistemik setelah disemprotkan atau ditebarkan pada bagian tanaman akan terserap ke dalam jaringan tanaman melalui akar atau daun, sehingga dapat membunuh hama yang berada di dalam jaringan tanaman seperti jamur dan bakteri. Pada insektisida sistemik, serangga akan mati setelah memakan atau menghisap cairan tanaman yang telah disemprot.

5.Racun Metabolisme, Pestisida ini membunuh serangga dengan mengintervensi proses metabolismenya.

6.Racun Protoplasma, Ini akan mengganggu fungsi sel karena protoplasma sel menjadi rusak. 

• Berdasarkan Bentuk Fisiknya Pestisida dapat berupa

1.Cair.

2.Padat

3.Aerosol

•. Berdasarkan asal bahan aktif, pestisida dapat digolongkan menjadi :

1.Sintetik Anorganik : garam-garam beracun seperti arsenat, flourida, tembaga sulfat dan garam merkuri

2.Organik Organo khlorin : DDT, SHC, endrin, dieldrin, dll.

3.Heterosiklik : Kepone, mirexOrganofosfat : klorpirifos, prefonofos, dll.

4.Karbamat : karbofuran, SPMC, dll. Dinitrofenol : Dinex, dll.

•Dampak Penggunaan Pestisida

a. Dampak positif

1.Dapat diaplikasikan dengan mudah

2.Dapat diaplikasikan dalam areal yang luas dalam waktu singkat

3.Mudah diperoleh dan memberikan keuntungan ekonomi terutama jangka pendek.

4.dapat diaplikasikan hampir di setiap waktu dan setiap tempat.

5.Hasilnya dapat dirasakan dalam waktu singkat

b. Dampak Negatif Pestisida.

1.Kematian musuh alami organisme pengganggu

2.Kenaikan populasi pengganggu

3.Dapat menyebabkan timbulnya resistensi Keracunan pestisida

5.Keracunan terhadap ternak dan hewan peliharaan.

6.Keracunan pada ikan dan biota lainnya.

7.Keracunan terhadap satwa liar.

8.Keracunan terhadap makanan

9.Residu

10.Pencemaran Lingkungan

11.Menghambat Perdagangan

• Hama (hewan) tanaman hias

1.Belalang.

2.Kutu Putih.

3.Ulat Hama.

4.Tungau.

5.Cacing Liang.

6.Tungau Laba-Laba.

7.Kutu Tanaman.

8.Tikus.

• gulma ( tumbuhan Liar) tanaman hias

1. Gulma rerumputan (Grasses)

Gulma rerumputan umumnya berasal dari famili Gramineae (Poaceae). Gulma ini memiliki daun yang sempit seperti teki-tekian tetapi memiliki stolon, di dalam tanah stolon membentuk jaringan rumit yang sulit diatasi secara mekanik.Gulma jenis ini memiliki batang bulat atau agak pipih, kebanyakan berongga.

2. Gulma teki-tekian (Sedges)

Gulma golongan teki termasuk dalam familia Cyperaceae. Gulma ini memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan.

Ciri dari gulma ini adalah batang umumnya berbentuk segitiga, kadang-kadang juga bulat dan biasanya tidak berongga. Daun tersusun dalam tiga deretan, tidak memiliki lidah-lidah daun (ligula).

3. Gulma daun lebar (Broad leaves)

Gulma berdaun lebar umumnya termasuk famili Dicotyledoneae dan Pteridophyta. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya.

Ciri dari gulma ini adalah daun lebar dengan tulang daun berbentuk jala. Contohnya Monocharia vaginalis, Limnocharis flava, Eichornia crassipes, Amaranthus spinosus, Portulaca olerace, dan Lindernia sp.

4. Gulma pakis-pakisan (Fern)

Gulma pakis-pakisan misalnya pakis kadal (Dryopteris aridus), pakis Kinca (Neprolepsis biserata), dan paku pedang (Neprolepsis exaltata)



4. Zat pengatur tumbuhan (ZPT) lomor (cair) 

1. AUKSIN

Auksin adalah hormon tumbuhan yang berfungsi sebagai pengatur pembesaran sel dan memicu pemanjangan sel di daerah belakang meristem. Auksin dapat digunakan untuk memacu pertumbuhan tanaman. Hormon auksin secara alami ditemukan pada bagian akar, ujung batang dan bunga. 

.

Fungsi auksin pada tanaman :

a. Merangsang proses perkecambahan biji. Auksin yang diberikan pada benih dapat memecah dormansi biji atau benih. Digunakan dengan cara melakukan perendaman benih dengan auksin.

b. Merangsanag dan memacu proses pembentukan dan pertumbuhan akar.

c. Merangsang terbentuknya bunga dan buah, sehingga tanaman berproduksi dengan maksimal.

d. Merangsang terjadinya Partenokarpi. Partenokarpi adalah suatu kondisi dimana tanaman mampu membentuk buah tanpa penyerbukan. Sehingga pemberian auksin dapat menghasilkan buah tanpa biji.

e. Mencegah kerontokan buah

f. Memecah dormansi pucuk atau apikal. adalah suatu kondisi pucuk atau akar tanaman tidak mau berkembang.

2. SITOKININ

Sitokinin berfungsi sebagai pemicu pembelahan sel pada tumbuhan. Senyawa yang dapat berfungsi sebagai sitokinin adalah kinetin dan zeatin. Kinetin pada awalnya ditemukan pada ekstrak sperma burung bangkai. Zeatin alami dapat diperoleh pada biji jagung muda. Selain itu zeatin juga ditemukan pada air kelapa.

Fungsi sitokinin pada tanaman :

a. Merangsang proses pembelahan dan pembesaran sel. Sehingga dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

b. Merangsang proses perkecambahan biji.

c. merangsang pertumbuhan tunas.

d. menghambat proses penuaan pada hasil panen, sehingga daya tahan hasil panen lebih lama.

e. Mempercepat penyebaran nutrisi dalam tumbuhan.

f. Meningkatkan sintesis pembentukan protein pada tanaman.

3. GIBERELIN

Giberelin, sering juga disebut dengan GA (gibberellic acid) atau asam giberelat. Giberelin memiliki kemiripan sifat dengan sitokinin. Giberelin dapat ditemukan pada hampir semua siklus hidup tanaman.

Giberelin alami dapat diperoleh pada tumbuhan paku-pakuan/pakis, jamur, lumut, gymnospermae dan angiospermae (terdapat pada biji muda, pucuk batang, ujung akar dan daun muda).

Giberelin dapat ditemukan dalam dua fase utama yaitu giberelin aktif (GA Bioaktif) dan giberelin nonaktif. GA bioaktif inilah yang mengontrol pertumbuhan dan perkembangan seluruh tumbuhan baik akar, daun maupun batang tanaman, seperti pengembangan benih, perkecambahan biji, pertumbuhan tunas, pertumbuhan daun, merangsang pembungaan, perkembangan buah, perpanjangan batang, serta deferensiasi akar.

Pemberian giberelin di bawah tajuk tumbuhan dapat meningkatkan laju fotosintesis. Daun tumbuhan berkembang secara signifikan karena hormon ini memacu pertumbuhan daun, terjadi peningkatan pembelahan sel dan pertumbuhan sel yang mengarah pada perkembangan daun. Selain itu juga memacu pemanjangan batang tumbuhan.


4. ETILENA/ETENA/GAS ETILEN

Zat Pengatur Tumbuh ini sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni pada saat kita memeram buah. Misalnya penggunaan ethrel untuk mempercepat pematangan buah cabe, atau penggunaan karbit pada pemeraman buah.

Etilen berfungsi untuk membantu proses pematangan buah, memacu pembungaan, merangsang pemekaran bunga, merangsang pertumbuhan akar dan batang, merangsang pengguguran buah dan daun, merangsang perkecambahan biji, menghambat pemanjangan batang kecambah, memperkokoh batang tanaman dan mengakhiri masa dormansi.

Jika digunakan bersamaan dengan giberelin, etilen berfungsi dalam mengatur perbandingan bunga jantan dan betina pada tumbuhan berumah satu.

5. TRIAKONTANOL

Sampai saat ini mekanisme kerja hormon ini belum 100% diketahui. Namun pada berbagai penelitian, triakontanol dapat meningkatkan rasio gula asam pada tanaman jeruk dan mampu meningkatkan produksi teh. Hasil penelitian mengungkapkan, pemberian triakontanol dengan konsentrasi rendah pada tanaman jagung, tomat dan padi mampu meningkatkan pertumbuhan.

Triakontanol adalah senyawa yang tidak larut dalam air, terdiri dari 30 karbon dan merupakan alkohol primer jenuh.

6. INHIBITOR

Inhibitor berperan dalam menghambat pertumbuhan batang. Penerapan hormon inhibitor dimanfaatkan pada jenis tanaman umbi, yakni untuk membantu pembesaran umbi. Misalnya pada tanaman kentang, wortel, bawang, dan sebagainya. Penerapannya dilakukan ketika akan mencegah pertumbuhan tunas baru untuk memperbesar umbi tanaman.

7. PACLOBUTRAZOL

Pemakaian paclobutrazol dimaksudkan supaya pohon dapat berbuah diluar musim. Hormon paclobutrazol berfungsi menghambat biosintesis giberelin. Pertumbuhan vegetatif tanaman terhambat dan memacu pertumbuhan generatif. Ketika pertumbuhan vegetatif terhambat atau berhenti maka bunga akan bermunculan dan menghasilkan buah.

5. Media tanam

Menurut Wuryaningsih (2008) media tanam adalah media yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar atau bakal akar akan tumbuh dan berkembang, media tanam juga digunakan tanaman sebagai tempat berpegangnya akar, agar tajuk tanaman dapat tegak kokoh berdiri di atas media tersebut. 

• media organik 

Media tanam yang termasuk dalam kategori organik berasal dari makhluk hidup seperti dahan, bunga, dan daun.

Jenis media tanam ini memiliki kandungan mineral, karbon dioksida, dan oksigen yang terkandung di dalamnya.

- Arang

Salah satu keunikan dari media tanam arang adalah memiliki sifat buffer. Jika kamu melakukan kesalahan dalam pemberian unsur hara yang terdapat dalam pupuk, arang dapat menetralisirnya dengan cepat.

Media tanam ini sangat cocok untuk menanam anggrek dengan kelembapantinggi. Selain itu, arang juga tidak mudah lapuk sehingga tidak mudah tumbuh jamur yang merugikan tanaman.

Karena arang tidak memiliki unsur hara, sebaiknya lakukan pemupukan agar kebutuhan unsur hara terpenuhi.

- Batang pakis

Jenis media tanam ini mudah mengikat air, memiliki aerasi dan drainase yang baik. Karena teksturnya lunak, batang pakis mudah ditembus akar tanaman.

- Sabut kelapa

Sabut kelapa adalah alternatif organik yang bisa digunakan sebagai media tanam. Sabut kelapa yang bisa dijadikan media tanam berasal dari buah kelapa yang sudah berumur dan memiliki serat yang kuat.

Sabut kelapa yang lapuk dapat membuat tanaman membusuk dan menjadi sumber penyaki. Untuk menghindari hal ini, biasanya sabut kelapa di rendam dengan larutan fungisida sebelum digunakan.

Karena dapat mengikat air dengan kuat, media tanam sabut kelapa cocok digunakan di daerah dengan udara panas.

- Sekam padi

Selain sekam mentah, biasanya sekam juga dibakar untuk dijadikan media tanam. Kedua jenis sekam itu memiliki sifat porositas yang baik untuk memperbaiki struktur tanah.

Kelebihan jenis media tanam ini dapat mengikat air, tidak mudah lapuk, dan menjadi sumber kalium yang dibutuhkan tanaman. Kekurangannya, sekam padi memiliki unsur hara yang sedikit.

• media anorganik

Media tanam ini memiliki kandungan mineral yang tinggi karena berasal dari pelapukan bahan-bahan di dalam bumi.

Selain berasal dari pelapukan alami, media anorganik juga dapat dibuat secara sintetis atau buatan manusia.

- Pasir

Jika tidak memiliki tanah yang subur, biasanya media tanam pasir yang dihasilkan dari magma gunung berapi dapat dijadikan alternatif.

Pasir memiliki kemampuan untuk meneruskan air sehingga media tanam tetap kering dan tidak mudah tumbuh jamur.

Namun, pastikan untuk tetap memberikan pupuk karena media tanam ini memiliki unsur hara yang kurang.

- Spons

Spons juga bisa digunakan sebagai media tanam. Spons membuat penyerapan air maksimal karena sifatnya yang menyerap air.

Biasanya, media tanam ini digunakan pada tanaman hidroponik, sama seperti penggunaan rockwool.

- Gel

Media tanam gel merupakan kristal polimer yang bermanfaat dan dapat digunakan sebagai media tanam.

Biasanya, gel digunakan pada tanaman hidroponik dan sebagai hiasan di pot tanaman air indoor. 

- kerikil

Penggunaan media ini akan membantu peredaran larutan unsur hara dan udara serta pada prinsipnya tidak menekan pertumbuhan akar. Namun, kerikil memiliki kemampuan mengikat air yang relatif rendah sehingga mudah basah dan cepat kering jika penyiraman tidak dilakukan secara rutin.

- batu

Batu atau kerikil yang diletakkan di dalam pot, dapat menghentikan penguapan air dari tanah. Ini juga adalah cara yang bagus untuk menyerap kelebihan air dalam pot, dan juga untuk melepaskan air saat pot mengering. Ini dikombinasikan adalah cara alami untuk membantu konsumsi air tanaman. 

6. Wadah tanam

 Wadah tanam secara sederhana berarti tempat menanam, dalam wadah tanam di tempatkan tanaman dan begitu juga media tanamnya. Wadah tanam umumnya menyesuaikan tanaman, media tanam, dan teknik bertanamnya.

Fungsi media tanam sebagai mediatumbuh bibit tanaman adalah tempat akar untuk berpenetrasi yang dipengaruhi oleh pori-pori yang terbentuk di antara partikel-partikel tanah (tekstur dan struktur). Kerapatan porositas tanah menentukan kemudahan air untuk bersirkulasi dengan udara (drainase dan aerasi).


7. Mulsa plastik

Mulsa plastik adalah lembaran plastik penutup lahan tanaman budi daya yang bertujuan untuk melindungi permukaan tanah dari erosi, menjaga kelembaban dan struktur tanah, serta menghambat pertumbuhan gulma. 

Mulsa plastik adalah lembaran plastik yang akan menutup zona lahan pada tanaman budidaya. Tujuan penggunaan mulsa plastik adalah untuk menjaga dan melindungi permukaan tanah dari terjadinya pengikisan, menjaga kadar kelembapan dan struktur pada tanah, serta menghalangi perkembangan hama dan gulma.

8.sungkup ( plastik penutup bunga daun) 

Budidaya tanaman dengan menggunakan plastik sungkup atau lebih dikenal dengan teknik terowongan plastik mungkin belum banyak dikenal oleh para petani di Indonesia. 

Berbeda dengan green house, teknik terowongan plastik ini tidak memakan areal lahan yang luas, cukup dengan bedengan saja. Plastik yang digunakanpun tidak setebal yang digunakan pada green house (0,20 cm) yakni 0,06 cm. Selain itu, pemakaian plastik pada teknik ini tidak begitu banyak karena ukurannya yang mini.

Pemanfaatan teknik terowongan plastik di Indonesia masih sangat terbatas. Penggunaannya hanya pada tahap pembenihan dan pengembangbiakkan bibit, namun tidak sedikit pula yang telah menggunakan teknik ini sampai tahap pemanenan. Teknik sungkup plastik dapat berperan sebagai pengganti rumah kaca dengan ukuran yang mini dan mudah untuk dipindah-pindah.

Manfaat plastik sungkup bagi tanaman diantaranya menghindari tanaman dari air hujan langsung, dapat menurunkan suhu dan meningkatkan kelembaban udara di sekitar tanaman, mempertahankan kelenggasan tanah sehingga ketersediaan air lebih maksimal, serta menghalangi hama serangga tanaman.

Sederhananya, teknik sungkup yang menggunakan plastik yaitu cara menyungkup tanaman guna menciptakan keadaan kedap udara terhadap tanaman. Dengan itu, fresentasi pertumbuhan bibit yang ditanam dapat meningkat karena penguapan pada tanaman menjadi rendah, meratanya panas dalam sungkup, dan kelembaban udara tetap tinggi.

Pertama, siapkan irisan bambu atau dapat pula menggunakan paralon ukuran dengan tidak memotong ukurannya (digunakan plastik ukuran 4 m).

Kedua, siapkan lokasi dan bedengan. Pastikan lokasi tanam cukup akan sinar matahari.

Ketiga, siapkan peneduh atau plastik. Rangka dari bambu atau paralon tadi dirangkai sedemikian rupa di atas bedengan, kemudian dipasangkan plastik. Bedengan tersebut sebelumnya telah ditanam tanaman yang ingin ditanam.

Ada pula teknik penyungkupan yang tidak menggunakan kerangka dari bambu atau paralon, plastik sungkup langsung diaplikasikan ke tanaman pada tiap pot dan diikat sedemikian rupa agar tidak mudah lepas.

Umumnya, teknik sungkup plastik dilakukan pada penanaman dengan teknik grafting atau sambung pucuk. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi tanaman yang terluka atau sel-sel yang terbuka dari patogen penyebab penyakit tanaman asalkan daerah dalam sungkup tersebut steril. Jenis plastik sungkup yang umum digunakan yaitu tipe plastik polietilen atau lebih dikenal dengan sebutan "plastik es

Penulis @rahmafatwati SMA 1 Merangin

Tuesday, August 18, 2020

Kontrasepsi Jangka Panjang Untuk Pasangan Usia Subur

 Kontrasepsi Jangka Panjang Untuk Pasangan Usia Subur

Menurut Mulyani dan Rinawati (2013), adapun metode kontrasepsi jangka panjang yaitu :

Kontrasepsi AKDR

Jenis AKDR yang mengandung hormon steroid adalah progestin yang mengandung progesteron dan mirena yang mengandung Levonorgestrel. Cara kerja mencegah terjadinya pembuahan dengan mengeblok bersatunya ovum dengan sperma. Efektivitas sangat efektif, yaitu 0,5-1 kehamilan per 100 perempuan selama satu tahun pertama penggunaan. Keuntungan proteksi jangka panjang (satu tahun), tidak mengganggu hubungan suami isteri, tidak berpengaruh terhadap ASI, kesuburan segera kembali sesudah AKDR diangkat, memiliki efek sistemik yang sangat kecil. Kerugian diperlukan pemeriksaan sebelum pemasangan AKDR, diperlukan tenaga terlatih untuk pemasangan dan pencabutannya.

Cara penggunaan setiap waktu selama siklus haid jika ibu dipastikan tidak hamil. Sesudah melahirkan dalam waktu 48 jam pertama pasca persalinan ataupun lebih. Indikasi usia reproduksi, telah memiliki anak ataupun belum, tidak boleh menggunakan kontrasepsi hormonal atau kombinasi. Kontraindikasi hamil atau diduga hamil, menderita vaginitis, salpingitis, endometritis, radang panggul, kelainan kongenital rahim, miom submukosum. Efek samping timbul kram di perut bagian bawah, adanya pendarahan bercak antar haid atau sesudah melakukan senggama, muncul keluhan sakit kepala.

AKDR CuT-380 A dengan cara kerja menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba falopii. Mencegah sperma dan ovum bertemu. Efektivitas sangat efektif yaitu 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan dalam 1 tahun pertama. Keuntungan perlindungan jangka panjang (sampai 10 tahun), tidak mempengaruhi hubungan seksual, tidak ada efek samping hormonal, tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI. Kerugian tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS.

Cara penggunaan dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (apabila tidak terjadi infeksi). Indikasi setelah mengalami abortus dan tidak terjadi adanya infeksi, risiko rendah IMS, tidak menghendaki metode hormonal. Kontraindikasi hamil atau diduga hamil, sedang menderita infeksi alat genital, menderita kanker alat genital. Efek samping perubahan sikus haid umumnya pada 3 bulan pertama, haid lebih lama dan banyak, pendarahan spotting, saat haid lebih sedikit.

Terdapat dua macam penggolongan AKDR atau yang sering disebut IUD (Intra Uterine Devices) yaitu yang mengandung logam (Cu IUD) dan yang mengandung hormon (progesterone atau levonorgestrel).  

Keuntungan Cu IUD yaitu efektivitas tinggi, kontrasepsi jangka panjang, dapat dipakai sampai menopause dan tidak mengganggu produksi ASI.  Sedangkan kerugiannya Cu IUD adalah perlu diganti setelah pemakaian beberapa tahun dan lebih mahal dari pada metode yang lainnya.

Keuntungan IUD hormonal yaitu efektivitas tinggi, berjangka panjang dan membantu mencegah kehamilan ektopik.  Sedangkan kerugian IUD hormonal adalah jauh lebih mahal dibanding Cu IUD, lebih sering menimbulkan perdarahan dan bercak darah. 

Efek samping: pada saat pemasangan terasa nyeri, mual muntah, bisa terjadi infeksi dan penyakit radang panggul pada perempuan yang menderita infeksi menular seksual. 


Kontrasepsi Implant

Kontrasepsi ini terdiri dari: 

Norplant, terdiri dari 6 batang silastik lembut berongga dengan panjang 3,4 cm dan diameter 2,4 mm. Berisi 36 mg hormon Levonorgestrel dengan daya kerja 5 tahun 

Implanon, terdiri dari satu batang putih lentur dengan panjang 40 mm dan diameter 2,4 mm. Berisi 68 mg 3-keto-desogestrel dengan daya kerja 3 tahun. 

Indoplant, terdiri dari 2 batang. Berisi 75 mg hormon Levonorgestrel, daya kerja 3 tahun. 

Cara kerja lendir serviks menjadi kental. Mengganggu proses pembentukan endometrium sehingga sulit terjadi implantasi. Mengurangi transportasi sperma. Menekan ovulasi. Efektivitas sangat efektif (kegagalan 0,2-1 kehamilan per 100 perempuan). Keuntungan perlindungan jangka panjang (sampai 5 tahun), daya guna tinggi, pengembelian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan. Kerugian klien tidak dapat menghentikan sendiri pemakaian kontrasepsi sesuai dengan keinginan (Sulistyawati, 2011).

Keuntungannya adalah efektivitas tinggi, tanpa kontrasepsi sementara selama pemakaian, jangka waktu pemakaian lama dan efek samping segera berakhir setelah implant dikeluarkan. Sedangkan kerugiannya adalah membutuhkan tindakan medis, tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu dan kadang keluar nanah (pus) atau implant tampak keluar bila terjadi infeksi. Efek samping yaitu siklus menstruasi terganggu, terjadi perubahan pola haid dan timbul perdarahan bercak.

Cara pemasangan setiap saat selama siklus haid hari ke-2 sampai hari ke-7. Insersi dapat dilakukan setiap saat, asal saja diyakini tidak terjadi kehamilan. Indikasi tidak menginginkan anak lagi, tetapi menolak sterilisasi, sering lupa menggunakan pil, tidak boleh menggunakan kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen, tekanan darah tinggi atau anemia. Kontraindikasi hamil atau diduga hamil, kanker payudara, mioma uterus. Efek samping terjadi keterlambatan haid, nyeri perut bagian bawah yang hebat, terjadi perdarahan banyak dan lama, sakit kepala migrain, sakit kepala berulang yang berat atau penglihatan menjadi kabur.


Kontrasepsi MOW atau Vasektomi

Vasektomi merupakan tindakan penutupan (pemotongan, pengikatan, penyumbatan) kedua saluran mani pria/suami sebelah kanan dan kiri, sehingga pada waktu senggama sel mani tidak dapat keluar membuahi sel telur, sehingga tidak terjadi kehamilan. Tindakan yang dilakukan adalah lebih ringan daripada sunat atau khitan pada pria, pada umumnya dilakukan sekitar 15 sampai 45 menit, dengan cara mengikat dan memotong saluran mani yang terdapat didalam kantong buah zakar (Budisantoso, 2008).

Kontrasepsi mantap pria atau vasektomi merupakan suatu metode kontrasepsi operatif minor pada pria yang sangat aman, sederhana dan sangat efektif, memakan waktu operasi yang sangat singkat dan tidak memerlukan anastesi umum, efektifitas setelah 20 ejakulasi atau 3 bulan (Hartanto, 2004 dalam Indrilia, 2013).

Vasektomi adalah prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan jalan melakukan oklusi vasa deferensia sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilisasi (penyatuan dengan ovum) tidak terjadi (Sarwono, 2003 dalam Budisantoso, 2008).

Vasektomi adalah istilah dalam ilmu bedah yang terbentuk dari dua kata yaitu vas dan ektomi. Vas atau vasa deferensia artinya adalah saluran benih yaitu saluran yang menyalurkan sel benih jantan (spermatozoa) keluar dari buah zakar (testis) yaitu tempat sel benih itu diproduksi menuju kantung mani (vesikulaseminalis) sebagai tempat penampungan sel benih jantan sebelum dipancarkan keluar pada saat puncak sanggama (ejakulasi). Ektomi atau ektomia artinya pemotongan sebagian. Jadi vasektomi artinya adalah pemotongan sebagian (0,5 cm-1cm) saluran benih sehingga terdapat jarak diantara ujung saluran benih bagian sisi testis dan saluran benih bagian sisi lainya yang masih tersisa dan pada masing-masing kedua ujung saluran yang tersisa tersebut dilakukan pengikatan sehingga saluran menjadi buntu/tersumbat (Asri, 2008).

Menurut Sarwono (2003) dalam Budisantoso (2008), mengemukakan cara kerja kontrasepsi vasektomi, yaitu sangat efektif dan permanen, tidak ada efek samping jangka panjang, tindakan bedah yang aman dan sederhana, efektif setelah 20 kali ejakulasi atau 3 bulan, konseling dan informed consent mutlak diperlukan.

Menurut Hartanto (2004) dalam Indrilia (2013), mengemukakan efektivitas vasektomi, terdiri dari angka kegagalan 0-2,2%, umumnya <1% dan kegagalan vasektomi umumnya disebabkan oleh senggama yang tidak terlindungi sebelum semen/ejakulasi bebas sama sekali dari spermatozoa brekanalisasi spontan dari vas deferens, umumnya terjadi setelah pembentukkan granuloma spermatozoa, pemotongan dan oklusi struktur jaringan lain selama operasi serta jarang terjadi duplikasi kongenital dari vas deferens.

Menurut Budisantoso (2008), vasektomi mempunyai kelebihan yaitu efektifitas tinggi untuk melindungi kehamilan, tidak ada kematian dan angka kesakitannya rendah, biaya lebih murah karena membutuhkan satu kali tindakan saja, prosedur medis dilakukan hanya sekitar 15-45 menit, tidak mengganggu hubungan seksual setelah vasektomi dan lebih aman, karena keluhan lebih sedikit dibandingkan dengan kontrasepsi lain. 

Sedangkan menurut Hartanto (2004) dalam Indrilia (2013), mengemukakan bahwa vasektomi memiliki beberapa keuntungan, antara lain sangat efektif, aman, morbiditas rendah dan hampir tidak ada mortalitas, sederhana, cepat hanya memerlukan waktu 5-10 menit, menyenangkan bagi akseptor karena memerlukan anastesi lokal saja, biaya rendah dan secara kultural, Sangat dianjurkan untuk wanita yang merasa malu untuk ditangani dokter pria atau kurang tersedianya dokter wanita dan paramedis wanita.

Menurut Hartanto (2004) dalam Indrilia (2013), mengemukakan bahwa vasektomi memiliki beberapa keterbatasan, antara lain diperlukan suatu tindakan operatif, kadang-kadang menyebabkan komplikasi seperti perdarahan atau infeksi, vasektomi belum memberikan perlindungan total sampai semua spermatozoa, yang sudah ada di dalam sistem reproduksi distal dari tempat oklusi vas deferns, dikeluarkan, serta masalah psikologis yang berhubungan dengan perilaku seksual mungkin bertambah parah setelah tindakan operatif yang menyangkut sistem reproduksi pria. 

Menurut Budisantoso (2008), adapun keterbatasan vasektomi antara lain:

Karena dilakukan dengan tindakan medis/pembedahan, maka masih memungkinkan terjadi komplikasi, seperti perdarahan, nyeri dan infeksi.

Tidak melindungi pasangan dari penyakit menular seksual termasuk HIV dan AIDS

Harus menggunakan kondom selama 12  15 kali senggama agar sel mani menjadi negatif

Pada orang yang mempunyai problem psikologis dalam hubungan seksual, dapat menyebabkan keadaan semakin terganggu. Efektifitas vasektomi sangat tinggi, artinya kemungkinan gagal kecil sekali (0,15%) jika tindakan medis dilakukan secara benar.

Menurut Hartanto (2004) dalam Indrilia (2013), mengemukakan bahwa vasektomi memiliki beberapa kontra indikasi, antara lain :

Infeksi kulit lokal, misalnya scabies

Infeksi truktus genetalia

Kelainan skrotum dan sekitarnya : varicocele, hidrocele besar, filariasis, hernia inguinalis, orchiopexy, luka parut bekas hernia, skrotum yang sangat tebal.

Penyakit sistemik : penyakit-penyakit perdarahan, DM, Penyakit jantung koroner

Riwayat perkawinan, psikologis atau seksual yang tidak stabil

Menurut Hartono (2004) dalam Indrilia (2013), mengemukakan bahwa vasektomi tidak menimbulkan efek sistemik, dan efek vasektomi pada fungsi testis dan hormon pria, sedangkan komplikasi yang ditimbulkan vasektomi, antara lain komplikasi minor (ecchymosis terjadi 2-65%, pembengkakan (0,8-67%) dan rasa sakit/rasa tidak enak), dan komplikasi mayor (hematomap, infeksi dan sperm granuloma)

Syarat-syarat untuk mengikuti penggunaan alat kontrasepsi MOP. Setiap peserta kontrasepsi MOP harus memenuhi 3 syarat yaitu (Purnamasari, 2017) :

Sukarela

Setiap calon peserta kontrasepsi MOP harus secara sukarela menerima pelayaanan kontrasepsi MOP artinya secara sadar dan dengan kemauan sendiri memmilih kontrasepsi MOP sebagai metode kontrasepsi yang digunakan.

Bahagia

Setiap calon peserta kontrasepsi MOP harus memenuhi syarat bahagia, yang artinya :

Calon peserta tersebut dalam perkawinan yang sah dan harmonis dan telah dianugerahi sekurang-kurangnya 2 orang anak yang sehat rohani dan jasmani.

Bila hanya mempunyai 2 orang anak maka anak yang terkecil paling sedikit umur sekitar 2 tahun.

Umur isteri paling muda sekitar 25 tahun.



Kesehatan

Setiap calon peserta kontrasepsi MOP harus memenuhi syarat kesehatan, artinya tidak ditemukan adanya hambatan atau kontraindikasi untuk menjalani kontrasepsi MOP. Oleh karena itu setiap calon peserta harus diperiksa terlebih dahulu kesehatannya oleh dokter, sehingga diketahui apakah cukup sehat untuk menggunakan kontrasepsi MOP atau tidak. Selain itu juga setiap calon peserta kontrasepsi MOP harus mengikuti konseling atau bimbingan tatap muka dan menandatangani formulir persetujuan tindakan medik.

Adapun kriteria seorang pria boleh menggunakan kontrasepsi MOP yaitu laki-laki subur sudah punya anak 2 dan istri beresiko tinggi (Sylviaabiyan, 2015)


Kontrasepsi MOP atau Tubektomi

Pengertian Kontrasepsi Tubektomi

Tubektomi atau metode operatif wanita (MOW) adalah metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita yang bila tidak ingin hamil lagi. MOW dilakukan melaui prosedur bedah sederhana dengan anestesi lokal dengan cara mengikat dan memotong atau memasang cincin disaluran telur sehingga sel telur dan sperma tidak bisa bertemu dan tidak menyebabkan kehamilan. Efektifitas penggunaan MOW mencapai 99,5%.

Tubektomi adalah prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas kesuburan seorang perempuan. Terdiri dari 2 jenis yaitu minilaparotomi dan laparoskopi. Cara kerja dengan mengoklusi tuba falopii (mengikat dan memotong atau memasang cincin) sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Efektivitas sangat efektif (0,5 kehamilan per 100 perempuan selam 1 tahun pertama penggunaan).

MOW adalah tindakan operasi minor untuk mengikat atau memotong kedua tuba falopii sehingga ovum dari ovarium tidak akan mencapai uterus dan tidak akan bertemu dengan spermatozoa. Efektivitas MOW sekitar 0,5 kehamilan per 100 wanita selama tahun pertama pemakaian, sedikit lebih rendah dibandingkan MOP. Indonesia alat kontrasepsi yang digunakan adalah spiral, implant, suntik, pil, tubektomi, sedangkan yang biasa digunakan oleh para pria adalah kondom dan vasektomi (Hasmiatin, 2016).


Syarat-syarat Penggunaan Kontrasepsi Tubektomi

Indikasi usia > 26 tahun, paritas > 2, yakin telah mempunyai besar keluarga yang sesuai, mempunyai risiko kehamilan, pasca persalinan, pasca keguguran, paham dan secara sukarela setuju dengan prosedur ini (Handayani, 2010). Kontraindikasi hamil atau diduga hamil, infeksi sistemik atau pelvik, tidak boleh menjalani pembedahan, kurang pasti mengenai keinginannya untuk fertilitas dimasa depan, belum memberikan persetujuan tertulis. Efek samping perubahan-perubahan hormonal, pola haid abnormal setelah menggunakan kontrasepsi mantap merupakan tanda dari post tubal ligation syndrome, problem psikologis (Handayani, 2010).

Terdapat beberapa syarat untuk menjadi akseptor kontrasepsi mantap MOW yaitu: 

Syarat sukarela, meliputi pengetahuan pasangan mengenai cara kontrasepsi lain, risiko dan keuntungan kontrasepsi mantap, serta sifat permanen metode ini.

Syarat bahagia, syarat ini dilihat berdasarkan ikatan perkawinan yang sah dan harmonis. Umur istri sekurang-kurangnya 25 tahun dengan sekurang-kurangnya 2 orang anak hidup dan anak terkecil berumur lebih dari 2 tahun.

Syarat medik (Saifuddin, 2009). 


Waktu Kontrasepsi Tubektomi

Pelaksanaan tindakan sterilisasi dilakukan pada saat: 

Setiap waktu selama siklus menstruasi apabila diyakini tidak hamil 

Hari ke-6 hingga ke-13 dari siklus menstruasi (Saifuddin, 2010) 

Pasca persalinan (post partum), sebaiknya dilakukan dalam 24 jam atau selambat-lambatnya 48 jam pasca persalinan. Setelah lebih dari 48 jam, operasi akan lebih sulit dengan adanya edema tuba dan infeksi yang akan menyebabkan kegagalan sterilisasi. Jika dilakukan setelah hari ke-7 sampai hari ke-10 pasca persalinan, uterus dan alat genital lainnya telah mengecil dan menciut yang menyebabkan mudah terjadinya perdarahan dan infeksi 

Pasca keguguran (post abortus) Sterilisasi dapat dilakukan sesaat setelah terjadinya abortus 

Saat tindakan operasi pembedahan abdominal. Hendaknya saat operasi pembedahan abdominal telah dipertimbangkan untuk tindakan sterilisasi karena pada tindakan ini dapan sekaligus dilakukannya kontrasepsi mantap (Sofian, 2013).


Jenis Kontrasepsi Tubektomi

Menurut Sofian (2013), terdapat empat jenis sterilisasi berdasarkan tujuannya, yaitu: 

Sterilisasi hukuman (compulsary sterilization); 

Sterilisasi eugenik, untuk mencegah berkembangnya kelainan mental secara turun menurun; 

Sterilisasi medis, dilakukan berdasarkan indikasi medis demi keselamatan wanita tersebut karena kehamilan berikutnya dapat membahayakan jiwanya; 

Sterilisasi sukarela (coluntary sterilization), yang bertujuan ganda dari sudut kesehatan, sosial ekonomi dan kependudukan. 


Kekurangan dan Kelebihan Kontrasepsi Tubektomi

Kelebihan dari penggunaan MOW adalah berkurangnya risiko kanker indung telur, tidak mempengaruhi produksi ASI, dan tidak ada efek samping dalam jangka panjang dan tidak ada perubahan dalam fungsi seksual. Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah penggunaan metode kontrasepsi ini adalah menjaga luka operasi tetap kering sampai pembalut luka dilepaskan, melakukan aktivitas normal dimulai dalam waktu 7 hari setelah operasi, melakukan hubungan suami istri ketika sudah nyaman, dan hindari mengangkat benda-benda berat dan bekerja keras selama 1 minggu.

Keuntungan tidak mempengaruhi proses menyusui, tidak bergantung pada faktor senggama, baik bagi klien apabila kehamilan akan menjadi risiko kesehatan yang serius, pembedahan sederhana dapat dilakukan dengan anestesi lokal, tidak ada efek samping dalam jangka panjang, tidak ada efek pada produksi hormon ovarium. Kerugiaan harus dipertimbangkan sifat permanen metode kontrasepsi ini tidak dapat dipulihkan kembali, kecuali dengan operasi rekanalisasi, rasa sakit/ketidaknyamanan dalam jangka pendek setelah tindakan (Nuriana, 2016). Terdapat beberapa keuntungan dan manfaat sterilisasi wanita yaitu: 

Sangat efektif (0,5 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan) 

Tidak mempengaruhi proses menyusui (breastfeeding) 

Tidak bergantung pada faktor senggama 

Baik bagi klien apabila kehamilan akan menjadi resiko kesehatan yang serius 

Pembedahan sederhana, dapat dilakukan dengan anestesi lokal 

Tidak ada efek samping dalam jangka panjang 

Tidak ada perubahan dalam fungsi seksual (tidak ada efek pada produksi hormon ovarium) 

Berkurangnya resiko kanker ovarium (Saifuddin, 2010) 

Motivasi hanya dilakukan satu kali, sehingga tidak diperlukan motivasi yang berulang

Tidak adanya kegagalan dari pihak pasien (patients failure) 

Tidak mempengaruhi libido seksualis (Anwar, 2011). 

Meskipun banyak keuntungan yang didapat pada metode sterilisasi ini, tetap saja terdapat keterbatasan diantaranya: 

Tidak dapat melindungi dari Infeksi Menular Seksual (IMS), termasuk HBV dan HIV/AIDS 

Harus dipertimbangkan kembali sifat permanen kontrasepsi ini karena tidak dapat dipulihkan kecuali dengan operasi rekanalisasi 

Klien dapat menyesal dikemudian hari 

Rasa sakit/ketidaknyamanan dalam jangka pendek setelah tindakan 

Hanya dilakukan oleh dokter yang terlatih (Saifuddin, 2010). 

speech delay

 hay guyys.... ini saya mau sedikit share tentang speech delay yang lagi marak terjadi pada anak sekarang ... sama seperti anak saya... spee...